Alasan Merayakan Ulang Tahun di Islam itu Haram atau di Larang!

Oke, artikel ini adalah artikel pertama di blog gue yang mengangkat tema islam.

Mungkin beberapa dari kalian yang nggak setuju dengan argumen gue kali ini, berkata: AH DASAR WAHABI, EFPEI, DLL.

HOI GAN!, melek dong, gue punya dasar disini. dan gue berkata kebenaran! 🙂 oke! so, jangan berfikiran primitif laah…. oke  paham?.

PROLOG:

Kenapa gue buat artikel ini?
karena rada miris aja dengan orang-orang islam difacebook, mereka dengan asiknya merayakan ulang tahun, senang-senang, malahan ngucapin selamat, aneh!
Sebelumnya, bukan gue sok tau, sok ngerti atau sok menggurui. Gue nulis ini karena sekedar mengingatkan kita sebagai sodara muslim, based on this dalil:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ. (ال عمران : 104)

Dan hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran: 104)

Jelas kan? kita sesama muslim harus saling mengingatkan, kalau toh sudah di ingatkan kok nggak berubah, atau malah mencaci kita, yasudah. Kita sudah melakukan kewajiban kita yaitu: “mengingatkan” selebihnya, terserah.

Pada artikel kali ini, gue akan membahs hukumnya orang melakukan perayaan ulang tahun, yang masih banyak sekali di remehkan atau di lakukan oleh (kebanyakan) orang iman, dengan alasan klasik yaitu: Setahun sekali lah, kenang-kenangan-lah, jarang-jarang-lah, momen langka-lah,dkk.

Gue nulis artikel ini nggak ngawur, nggak asal-asal-an gue punya dasarnya, alias nggak rokyu (fikiran sendiri), dasar-dasarnya yaaitu dalil.

kue ultah - Alasan Merayakan Ulang Tahun di Islam itu Haram atau di Larang!

Darimana gue tau dalil-dalil itu?

FYI: Gue saat ini sedang berstatus Santri di pondok pesantren Sumber Barokah Karawang, nggak bermaksud apa-apa cuma gue antisipasi saja jika ada yang bilang kalau gue cuma baca-baca doang di internet. Nggak! gue dapat pemangkulan langsung dari guru yang mana didasari dari Al-Quran dan Al-hadist.
Cukup yaa prolog nya, sekarang kita ke artikel:

Kenapa kita (orang iman) nggak boleh ngerayain ulang tahun?

Kita usut dulu ulang tahun itu apa:
Ulang tahun adalah hari kelahiran seseorang, menandai hari dimulainya kehidupan di luar rahim. Dalam beberapa kebudayaan, memperingati ulang tahun seseorang biasanya dirayakan dengan mengadakan pesta ulang tahun dengan keluarga dan/atau teman. Hadiah sering diberikan pada orang yang merayakan ulang tahun. Pada saat seseorang ulang tahun, sudah menjadi kebiasaan untuk memperlakukan seseorang secara istimewa pada hari ulangtahunnya. – Wikipedia.

1. Perayaan ulang tahun, itu tradisi Yahudi Nasroni.

bisa kita baca diatas, perayaan ulang tahun sudah menjadi “kebiasaan” oleh orang-orang didunia. Sedangkan, Ulang tahun sendiri adalah tradisi dari YAHUDI dan NASRONI. bukan maksud gue RASIS, tapi disini kita harus konsisten jika benar-benar ingin menjadi orang yang faham agama, maksud gue konsisten kamu itu ISLAM atau bukan? kalau ISLAM ya ikutin ajaran islam, ajaran agama lain nggak usah diikutin. check this dalil:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ 
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari mereka”.

2. Cara Mereka menghancurkan islam

as we know, Islam adalah agama yang paling sempurna, paling perfect. Karena islam sendiri lahir untuk menyempurnakan agama sebelum-nya. Jika kita mengaji Quran-dan Hadist, kita akan menemui dimana Yahudi Nasroni itu tidak mau masuk ke islam, dengan cara tidak percaya kepada Nabi Muhammad. Cara mereka menghancurkan Islam dari dulu memang berbeda-beda, mulai dari perang fisik, sampai sekarang perang fikiran, maksud gue begini:
Mereka sedikit-demi sedikit memasukan budaya mereka ke islam, dengan cara “alah, hanya perayaan kecil, nggak ngefek” < padahal hal kecil itu bisa membuat kita “kesandung”, yap. mungkin pertama hal kecil, nanti lama-ke-lamaan bisa menjadi hal besar, dan akhirnya orang iman meninggalkan pedoman utama mereka yaitu Quran Hadist.
Ops, kita sudah kedahuluan dalil ini:
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ . قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ“
Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang penuh lika-liku, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya,

3. Cara Musuh islam untuk merusak agam islam.

Kaum yahudi nasrani memang terkenal kaum paling pintar, tapi sepintar-pintarnya mereka, sampai sekarang belum bisa merusak penuh islam. Mereka selalu menggunakan trik-trik yang mungkin ‘out of the box’ yang kadang orang islam sendiri nggak sadar kalau kita sedang dirusak. Contohnya perayaan ulang tahun: ini hal kecil, sangat kecil, tapi mereka gunakan untuk menyerang islam. itu karena mereka nggak meremehkan hal kecil. Kita juga harus begitu, kita nggak boleh meremehkan hal kecil, contonya: merayakan ulang tahun.
وَلَن تَرْضَى عَنكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang kepadamu (Muhammad) hingga kamu mengikuti millah (pola hidup atau agama) mereka. (al-baqoroh 120)
JENG JENG … ada dalil lagi kan?

 4. Merayakan Ulang tahun sama saja merayakan ibadah agama lain.

Ulang tahun datangnya dari orang yahudi/nasroni, berarti itu adalah tradisi mereka. kalau kita melakukan tradisi itu yaa sama saja kita merayakan ibadah mereka.
Itulah beberapa alasan yang jelas kenapa kita dilarang merayakan ulang tahun. Kalau ulang tahun tiba, ya cukup Bersyukur kepada Allah karena masih di pertemukan dengan umur yang sekarang ini, itu malah bagus. dari pada foya-foya membuang waktu dan uang hanya untuk kesenangan semu yang notabene nggak boleh malah dilarang di islam.?

Post Author: Penyampai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *