Menjadi Netizen Cerdas, Cara Mengetahui Berita Hoax atau Bukan

Blogger Jokam – Sudah menjadi hal yang sangat biasa sekali didalam kehidupan kita dizaman sekarang, berita hoax tersebar dimana-mana di Internet. Bahkan jauh sebelum Internet tenar di Indonesia, berita hoax sudah mulai menyebar melalui layanan Short Message Service atau SMS.  – Cara Mengetahui Berita Hoax atau Bukan

Aku ingat sekali ketika itu masih berumur sekitar 10 atau 12 tahun, Handphone (HP) masih tenar-tenarnya dan pada saat itu yang paling tenar dari Kubu Nokia. Ingat betul, ketika ada sebuah Gosip entah datangnya dari mana “katanya” ada SMS yang berwarna Merah, SMS merah sebutannya. Konon, siapapun yang menerima lalu membuka SMS ini layar HP akan menjadi merah dan si pembuka pesan tadi akan mati. Jujur, sampai sekarang aku masih bingung, gimana ceritanya layar monochrome bisa menjadi Merah ya, dan aku juga nggak habis fikir bisa percaya gitu aja dengan hoax saat itu.

mengetahui-berita-hoax-atau-bukan

Ada hoax lain yang tidak kalah tenar, yaitu Mr. Gepeng. Aku rasa cerita masyarakat ini menyeluruh ya? apa mungkin di tempat kalian juga ada cerita Mr.Gepeng ini? silakan tulis di kolom komentar. Konon, Mr.Gepeng ini bisa di telfon sob, karena zaman itu Internet belum se booming sekarang dan komunikasi hanya berdasar HP itupun milik orang tua, kontan saja hoax ini di percaya begitu saja oleh anak-anak 90an pada saat itu.

Kembali lagi ke topik utama…

Baca juga : Kebohongan Sains Modern, Manusia Kera

Hoax itu apa sih?

Singkatnya, hoax adalah berita bohong. Informasi palsu yang tidak ada kebenarannya tapi di buat seolah-olah benar.

Asal-usul kata hoax sendiri berasal dari kalangan netter Amerika Serikat pada tahun 2006 yang merujuk pada film The Hoax, untuk penjelasan lebih rinci kamu bisa cari di Internet yaa, kenapa film Hoax kok malah di jadikan asal kata Hoax.

Intinya, Hoax adalah berita palsu.

So, back to the topic….

Cara Mengetahui Berita Hoax atau Bukan.

Buat sobat yang masih bingung, Gimana sih, membedakan berita hoax dengan berita asli?  Sobat bisa mengikuti Tips dari kami disini.

1. Sumber Berita

Pertama kali yang harus sobat lihat adalah sumber berita itu sendiri. Dari mana sumber ini muncul? situs mana yang menyebarkannya pertama kali, dsb. Sumber berita penting sekali kita tahu karena di Internet banyak sekali orang-orang atau situs-situs berita yang di buat memang asal-asalan. Perlu sobat ketahui, semua orang di Internet itu bisa menjadi orang lain. So, Pintarlah dalam memilah Informasi.

Jika sobat sudah menemukan sumber beritanya dan ternyata sumber yang kredibel, silakan sobat lanjut ke langkah kedua.

2. Tokoh/Nama yang Bersangkutan

Setelah sobat menemukan sumber berita, ternyata kredibel. Sobat lihat tokoh atau nama yang bersangkutan dalam berita tersebut. Kemudian dicari di Internet. Biasanya para pembuat hoax mencantumkan nama-nama orang penting disana, seperti; Prof, Drs. Blbalbal. S. Pd, MBA, ALM, dll. Nah, itu sobat cari jika memang nama itu ada, sobat bisa lanjut langkah ke tiga.

3. Memastikan Tokoh/Nama yang Bersangkutan adalah Orang yang di Maksud.

Pembuat hoax bukanlah orang-orang bodoh, mereka justru orang-orang terpelajar. Mereka membuat hoax dengan tujuan dan maksud tersendiri, biasanya hoax muncul ketika akan terjadi pemilihan umum. Nah disini kita harus pintar-pintar dalam memilah Informasi. Memastikan apakah yang di maksud adalah orang yang ada didalam Berita tersebut? Ini sangat penting, karena mungkin saja nama-nya memang ada, tapi bukan orang tersebut.

4. Melihat Tanggal Berita

Terkadang seorang pembuat hoax membuat berita hoax dari berita lama yang diangkat kembali. Untuk itu penting sekali mencari tahu tentang berita yang di muat dalam laman hoax tersebut.

5. Melihat dimana Berita di Share.

Berita hoax biasanya di share lewat sosial media, seperti facebook, whatsapp, line dsb. Nah, ini justru membuat kita semakin bertanya-tanya. Apa benar?

Seorang pembuat berita hoax biasanya menggunakan media sosial menjadi tempat share agar lebih mudah menjadi viralnya, ditambah orang indonesia yang senangnya komen duluan dari pada membaca ini sangat menguntungkan sekali bagi para pembuat berita hoax.

6. Berita hoax bisanya mengandung ajakan untuk re-share

Jika sobat menjumpai berita yang ujung-ujungnya meminta untuk di sebarkan, berita tersebut patut sobat waspadai. Karena kemungkinan besar itu adalah hoax.

Baca Juga; Pengalaman #2: Mendapatkan Uang Dari Internet, HALAL!

So, be smart sob. Jangan sampai kita termakan berita hoax yang ujungnya malah menjadi permusuhan antara sesama umat bangsa.

 

Post Author: Penyampai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *