Pacaran itu Nggak Ada Barokanya + Di Larang Dalam Islam. Inilah Alasannya

Anak jaman sekarang kalau nggak pacaran itu nggak gaul katanya, kalau nggak pacaran itu bukan anak modern, katanya, kalau nggak pacaran itu jadul, KATANYA!

Banyak pemuda/pemudi yang jomblo di bilang nggak laku, banyak yang jomblo di bilang sok suci. Masih mending kita jomblo masih berusaha menjaga kesucian dari pada orang-orang yang pacaran yang udah nggak malu menabung dosa dan nggak berusaha sama seakali menjaga kesucian.

Gue berani banget ya buat artikel begini gue yakin banget banyak sekali orang-orang yang baca ini masih pada pacaran, atau gue yakin yang baca artikel pasti banyak yang kontra. Tapi itu sih terserah ente, gue cuma nge-share kebenaran. Kok bisa gue yakin banget kalau ini benar, good question gue yakin sekali kalau argumen gue benar, karena ada dasar yang jelas, yaitu dalil yang kuat. Got it?

Tapi, sebenarnya kamu tau nggak sih paaran itu dilarang dalam islam? kala udah tau ya stop pacaran, kalau belum tau yaa cari tau!

Pada dasarnya, pacaran adalah kegiatan dimana suatu yang Ilegal antara cowok dan cewek menjadi Legal bagi mereka, tapi sebenarnya masih tetap ilegal. Apakah di Islam pacaran itu ada? Nggak ada bro!
Pacaran adalah tradisi orang barat yahudi nasrani, kita sebagai orang islam harus menjauhi pacaran tersebut

Artikel ini nggak gue buat untuk pen-jomblo-an massal yaa, atau mewakili para jomblo di Indonesia, entah itu jomblo ketikung, jomblo firendzone, jomblo terlalu baik, atau jomblo jomblo yang lain.

simak artikel dibawah ini:

pacaran 300x300 - Pacaran itu Nggak Ada Barokanya + Di Larang Dalam Islam. Inilah Alasannya

1. Nggak pernah ada yang namanya PACARAN di Islam

Nggak pernah ada yang namanya pacaran di dalam islam. Itu berarti islam nggak mengajari pacaran. Hmm, kalau begitu sekolah juga di larang dong karena nggak ada di islam? yaelah, jadilah orang cerdas bro. Pacaran di larang dalam islam bukan karena nggak ada di islam, melainkan kegiatan pacaran itu lebih banyak mudhorotnya, malahan nggak ada manfaatnya, itu jalan menuju ke neraka karena, pacaran adalah salah satu kegiatan yang mendekati zina, sedangkn dalil ini menyebutkan:

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا
Artinya :Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. QS. Al-Israa’ (17) Ayat 32

2. Pacaran = Melecehkan Perempuan

Kenapa gue bilang begitu? Karena dengan pacaran sang cowok bisa dapat lebih dari cewek, bahkan banyak yang sampai mendapatkan yang harusnya suami saja yang mendapatkan. Hmm, bodohnya yang cewek dia mau aja di gituin, padahal itu sudah jelas-jelas melecehkan si cewek. ketika si cewek di bonceng si cowok, pegangan tangan, beduaan, menyepi berdua, disitu letak pelecahanya dan kadang gue ngeliat si cewek yang ngebonceng si cowok, duh. Jujur, gue ngerasa kalau udah begini harga diri si cewek sudah jelas-jelas di injak-injak oleh si cowok di hadapan umum:
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu masih lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal (bukan muhrim) baginya.” (HR. Thabrani dalam Mu’jam Kabir 20/174/386)

3. Jangan pacaran berkedok Ta’arufan!

Ini yang lebih parah, sudah jelas-jelas pacaran dan pelanggaran, masih aja alesan kalau taarufan, njir. Jangan jadi kan kedok, taarufan itu beda sama pacaran, bedanya:
Ta’aruf adalah proses saling mengenal antara dua orang lawan jenis yang ingin menikah. Jika di antara mereka berdua ada kecocokan maka bisa berlanjut ke jenjang pernikahan namun jika tidak maka proses pun berhenti dan tidak berlanjut.
Islam tidak melarang ta’aruf, dalam sebuah hadits disebutkan, “Dari Anas bin Malik bahwa Al-Mughirah bin Syu’bah ingin menikah seorang wanita, maka Rasulullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam – berkata kepadanya, “Pergi lalu lihatlah dia, sesungguhnya hal itu menimbulkan kasih sayang dan kedekatan antara kalian berdua.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah no 1938 dan dishahihkan oleh Syekh al-Albani – rahimahullah – dalam Shahih Ibnu Majah)
Lahh kalau pacaran?
Yaelah isinya pelanggaran mulu.

4. Hakekatnya, Pacaran itu Kiriman dari Setan, bukan dari Allah.

Banyak yang bilang ketika pacaran nganggep pacarnya itu “kiriman dari Tuhan” .. ah, aku bersyukur banget bisa sama kamu, kamu adalah kiriman dari Tuhan buat aku , ini ciri-ciri orang pacaran paling kampret, Inget Tuhan itu nggak pernah yang namanya ngirim keburukan buat kamu, kecuali kamu sendiri yang ngambil keburukan itu, kebalikannya, Setan selalu ngirim keburukan buat kamu, dan kamu malah ngambil keburukan itu. Memang yang namanya keburukan pasti enak,contohnya pacaran, enak banget, apalagi pacaran sama aura kasih dan tidur bareng sama pevita pearce pas belum sah, uh enak banget…. enak waaktu di dunia, pas di akhirat “burn in hell, no peace forever” 

5. Ketika kamu pacaran, mayoritas di dorong oleh hawa nafsu.

Menyepi, berduaan, boncengan alah, hawa nafsu semua, kalau emang kamu cinta dia, yaudah jangan buat dosa dan jangan ngajak dia ke neraka. Ngakunya sih karena cinta, mana ada cinta malah ngajak masuk neraka, mana ada cinta malah nambahin dosa?, itu setan. Hakekatnya, kalau cinta itu ada rasa saling melindungi, melindungi dari api neraka dan menagajak masuk surga.

6. Terus? apa islam ngelarang jatuh cinta juga?

Buset, gue disini ngomongin pacaran bukan jatuh cinta. Kalau kamu jatuh cinta itu ya wajar, yang nggak wajar kalau kamu jatuh cinta sama kucing atau sesama jenis atau kucing yang sesama jenis (?) . Di Islam sendiri cinta di anjurkan, tapi itu cinta, bukan pacaran.

7. Nggak ada barokahnya

Semakin banyak kamu melanggar, semakin banyak dosa yang kamu dapat, semakin banyak pula penghalang doa kamu, karena penghalan doa adalah dosa-dosa kamu itu. Jadi bisa di simpulkan Pacaran = Melanggar = Menambah dosa = Menambah penghalang dosa = Nggak barokah.

8. Pacaran = Pengecut

Kenapa gue bilang begitu? karena kalau kamu pacaran itu berarti pengen enak tapi nggak mau tanggung jawab, harus nya ambil dulu tanggung jawab si pasangan dengan cara mengesahkannya baru ambil enaknya.
OKe, itu lah alasan kenapa pacaran itu nggak barokah dan dilarang di islam, kalau kamu nggak setuju silakan komen dan berikan argumen yang baik dan berdasar. Jangan asal ceplos yang nantinya akan membuat kamu malu sendiri.

Satu tanggapan untuk “Pacaran itu Nggak Ada Barokanya + Di Larang Dalam Islam. Inilah Alasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *