[Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital

BiawakHq – Kemarin saya jalan-jalan di suatu grup astronomi di facebook, yang sudah cukup terkenal dan relevan. Disana lucu, saya menjumpai orang-orang sedang berdebat tentang bumi. Yap, topik mereka adalah “Bumi bulat atau datar”. 

Ada yang menyangkut pautkan masalah agama, ada juga yang komentar dengan ilmu sains. Tidak ada yang salah, mereka semua benar. Yang salah adalah yang nggak benar mereka yang nggak bisa menerjemahkan ilmu-ilmu itu. Inti dari artikel kali ini adalah membahas tentang bumi itu bulat/datar? beserta bukti-bukti yang saya dapatkan.

Note: Ini adalah bukti yang saya dapatkan. Saya bukan ilmuwan, antariksawan atauapalah itu, tapi setidaknya saya bisa memilah sumber bacaan yang benar dan layak di jadikan rujukan.


planet bumi 300x147 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital



*****
Pada jaman dahulu, orang mengira bahwa bentuk bumi ini datar. Sampai akhirnya ada yang menyakini bahwa bentuk bumi ini bulat. Adalah Eratostenes, matematikawan dan astronom asal Yunani? Sekitar 200 SM, Eratostenes berupaya menentukan keliling bumi dengan menggunakan sebuah tongkat biasa. Ia mengukur sudut bayangan dari tongkat yang terbentuk ketika cahaya matahari berada tepat diatas kepala pada waktu siang dihari pertama musim panas. Nah, dengan menggunakan metode geometris inilah Eratostenes yakin bahwa bentuk bumi ini bulat. Banyak orang yang kagum bahwa Eratostenes bisa mengetahui bumi ini bulat.

Saya yakin, kalian yang percaya bahwa bumi ini datar pasti nggak percaya dengan artikel diatas. Okelah kali ini saya akan membawa ayat di artikel ini (dibawah):

Cara mengetahui bahwa bumi ini bulat:

1. Menggunakan 2 Tongkat

Ambil dua tongkat dengan panjang sama, lalu tancapkan tongkat itu di bumi dengan jarak yang cukup jauh. ukurlah panjang bayangan tongkat tersebut.

5821754 20160614010509 300x300 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital  5821754 20160614010705 300x300 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital

2. Melihat dari ketinggian

Semakin tinggi anda berada, maka akan semakin jauh penglihatan. Biasanya, kita cenderung untuk menghubungkan hal ini dengan objek yang menghambat penglihatan, seperti rumah atau pohon lainnya yang menghalangi jarak pandang di tanah, dan mendaki ke atas untuk melihat dengan jelas, tapi itu bukan alasan yang benar. Bahkan jika agan berada di dataran tinggi yang benar-benar jelas tanpa rintangan antara agan dan cakrawala, agan akan melihat lebih jauh di ketinggian daripada yang agan lakukan di tanah.
5821754 20160614021813 300x145 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital
5821754 20160614021841 300x115 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital

3. Adanya Zona Waktu

Adanya zona waktu hanya bisa dijelaskan jika bumi ini bulat, dan berputar pada porosnya. Pada titik tertentu ketika matahari bersinar pada salah satu bagian dari Bumi, sisi lainnya tampak gelap, dan sebaliknya. Inilah yang memungkinkan adanya perbedaan waktu dan zona waktu, khususnya dengan rentang lebih dari 12 jam.

Jika bumi datar, maka kita masih akan dapat melihat mataharinya, walaupun kita berada di tempat gelap. Kenyataanya, hal itu tidak terjadi.

5821754 20160614022502 300x136 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital  5821754 20160614022532 300x136 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital 

4. Banyaknya Rasi Bintang

Pengamatan ini awalnya dilakukan oleh Aristoteles (384-322 SM), yang menyatakan Bumi bulat dilihat dari rasi bintang yang berbeda terlihat saat bergerak menjauh dari khatulistiwa.

Setelah kembali dari perjalanan ke Mesir, Aristoteles mencatat bahwa “ada bintang terlihat di Mesir dan […] Siprus yang tidak terlihat di daerah utara.” Fenomena ini hanya dapat dijelaskan dengan bentuk bulat atau spherical pada bumi.
Semakin jauh agan pergi dari khatulistiwa, semakin jauh konstelasi yang diketahui pergi menuju cakrawala, dan digantikan oleh bintang-bintang yang berbeda. Ini tidak akan terjadi jika dunia itu datar.

5821754 20160614023409 300x164 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital5821754 20160614030347 300x150 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital 

5. Kapal dan Horizon

Jika kamu berjalan menyusuri pantai dan memandang ke cakrawala, Kamu akan melihat fenomena yang sangat menarik: Jika ada kapal yang mendekati kita, kapal tersebut seakan-akan “muncul” dari bawah laut. Ayolah, ini pelajaran SD, you know that right?
Tapi, kapal tidak menenggelamkan dirinya dan bangkit lagi ketika kapal mendekati pandangan kita (kecuali dalam film “Pirates of the Caribbean” haha). Alasan kapal itu tampak seolah-olah mereka “muncul dari gelombang” adalah karena dunia tidak datar: itu bulat.
Bayangkan ada semut berjalan di sepanjang permukaan jeruk. Jika kamu melihat jeruk itu “lurus di depan mata”, Kamu akan melihat tubuh semut perlahan naik dari “cakrawala”, karena kelengkungan Jeruk. Jika kamu akan melakukan percobaan itu dengan jeruk yang nggak bulat alias datar (emang ada jeruk datar), efeknya akan berubah: Semut akan perlahan-lahan ‘terwujud’ ke tampilan, tergantung pada seberapa tajam penglihatan kamu. 
Referensi: 
****
Oke sampai sini, saya asumsikan kamu sudah ngerti tentang bukti-bukti diatas, dan jika kamu seorang pemercaya teori bumi datar semoga mata hati dan fikiranmu segera terbuka… Al-faatthiiihhhaahhh…… 
Ekhem….   Diatas tadi beberapa bukti yang saya temukan versi keduniaanya. Sekarang ayo kita bahas versi Agama (Islam, karena ane Muslim gan)
– Al-Hijr: 19, “Dan Kami (Allah) telah menghamparkan bumi…. 
– Al-Baqarah: 22, “Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan bagimu. 
– Qaf:7, “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata… 
– An-Naba 78: 6-7, “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?  
*cuma itu yang saya temukan, 
First, perlu di ketahui yang disebutkan diatas adalah ayat al-quran secara tekstual, apa kita cuma memahami ayat al-quran secara tekstual, tentu tidak! seandainya kita memahami ayat alquran secara tekstual saja, bagaimana dengan ayat ini:
   وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأسْوَدِ 
“Dan Makan Minumlah Hingga Nampak Bagimu Benang Putih Dari Benang Hitam”
Tentu itu ada maksudnya kan? itu membuktikan kalau kita nggak cuma memahami ayat dari tekstual saja. Saya ngeyel? saya mau nyari kelemahan?  saya menentang ayat? NGGAK! saya cuma berbagi fakta saja.  Nih, coba di baca. Silakan ber-argumen!
Kalau seandainya bumi ini memang datar, ketika ada orang yang melakukan perjalanan panjang, maka dia akan menemukan ujung dunia ini, faktnya? nggak ada yang menemukan ujung dunia, ghoib? Al-quran nggak menerangkan ujung dunia itu ghoib!
cuplikan surat al-kahfi-86:
“ Hingga ketika dia telah sampai di tempat matahari terbenam, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam……” 
ini yang di pakai teman saya sebagai hujah. Asramaan kemarin, pak ega bilang, ini hanya sebatas pengelihatan si dzulkarnain, yang berarti itu bukan serta-merta lumpur hitam. 
dengan begitu, coba lihat ayat2 yang lain speerti contoh ayat diatas:
Al-Baqarah ayat 22: 
“Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi itu firasy (hamparan, kapet) BAGIMU ……”  
itu bagimu (manusia) yang berarti  Hanya TERASA DATAR bagi kita manusia. Terasa datar bukan berarti benar-benar datar, kan?
Adapun firman Allah. Artinya : Dan bumi bagaimana dihamparkan? {Al-Ghasyiyah [88] : 20] Ayat ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa bumi itu datar, karena sebuah benda yang bulat kalau semakin besar, maka akan semakin tidak kelihatan bulatnya dan akan nampak seperti datar.
Ada satu ayat Al-Qur’an lagi yang patut kita perhatikan sebagai tambahan penjelasan masalah ini, inilah jawaban telak tentang tuduhan bumi itu datar menurut Alqur’an:surat Az-Zumar ayat 5
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا
هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ
“Dia (Allah) menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Maha Mulia, Maha Pengampun.” 
(QS.Az-Zumar:5)  <<< —– ROTASI dan REVOLUSI BUMI!
******
Stop, menyangkut pautkan ini dengan teori konspirasi. Pemercaya bumi datar bilang: Kita di bodohi oleh amerika, amerika nggak pernah mendarat di bulan, bumi ini datar berbentuk piringan, The new world order, Stop! 
177497 gambaran bumi itu datar 641 452 300x212 - [Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital
OH GUYS!AYOLAAHH
Bukan saya membela mereka, tapi saya disini melawan kebodohan kalian pemercaya teori bumi datar dengan menerjemahkan referensi seenak jidat. Apa? Amerika dapat dana banyak dari pembohongan publik ini. Opps, sebentar, coba kamu datangkan artikel yang benar-benar relevan tentang itu, lagipula jika Amerika mendapatkan dana banyak atas ilmu ini yaa itu urusan mereka. Maksud saya, mereka pantas dapat uang banyak karena jasa mereka juga berpengaruh, lah elu? pengen dapet uang karena nyebarin konspirasi gitu? Ayolah!
Mungkin artikel ini akan berlanjut, kalaupun tidak, mungkin saya akan membuat artikel yang masih nyerempet tentang ini. see yaa!

Intinya: Saya percaya Bumi ini Bulat

2 tanggapan untuk “[Penjelasan] Bumi Datar atau Bulat? Kontroversi Klasik yang Kuat Bertahan di Era Digital

  • 4 November 2016 pada 2:30 pm
    Permalink

    sebagai orang awam, saya tambah bingung dengan bentuk bumi yg sebenarnya, soalnya kedua belah pihak (fe dan re) sama" bersikukuh. saya sih lebih condong bumi berbentuk bulat, namun ada beberapa pertanyaan yang bikin keyakinan saya sama bumi bulat melemah. di antaranya : "mengapa bisa terjadi gerhana bulan di pagi hari?, padahal posisi matahari dan bulan sama" di atas horizon, katanya gerhana bulan adalah bayangan bumi yang menutupi bulan",nah kalo posisi bulan dan matahari sama" di atas horizon sungguh hal yang tak mungkin kalo bayangan bumi melengkung terlalu tajam. tolong ada yang bisa jelasin hal ini, jangan sampe saya jadi pengikut fe gara gara hal ini. terima kasih.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *